7 Dampak Buruk Facebook
Share:
Facebook, pertama
kali muncul tahun 2004. Langsung menghebohkan dunia internet. Sang pencipta
Mark Zuckerberg pun mengeruk keuntungan yang berlimpah dari situs jejaring
sosial ini. Tapi akhir-akhir ini situs Facebook mulai disalahkan atas perubahan
perilaku kebanyakan penggunanya. Facebook disalahkan atas berbagai masalah.
Mulai dari timbulnya sikap autis, perselingkuhan, perceraian, obesitas pada
anak dan lain-lain.



Professor Peter Kelly, seorang kepala kesehatan publik di Teesside, Inggris,
bahkan lebih extrim lagi, mengatakan bahwa Facebook berperan besar dalam
penyebaran penyakit sipilis. Selain itu masih 7 lagi efek buruk Facebook,
yaitu:
  1. Gangguan Tulang
    Facebook juga sering disalahkan karena gangguan tulang yang terjadi pada
    anak-anak. Penelitian dalam British Medical Journal menemukan bahwa situs
    jejaring sosial dan permainan komputer, merupakan pemicu penyakit seperti
    kekurangan vitamin D yang akibatnya bisa membuat tulang mudah rapuh.
  2. Orang Menjadi Tertutup
    Penelitian dari Mintel, sebuah perusahaan penelitian pasar, menemukan
    lebih dari setengah orang dewasa yang menggunakan situs jejaring sosial
    seperti Facebook, lebih menghabiskan waktu di internet dibandingkan
    berbicara dengan teman atau anggota keluarga lainnya.
  3. Lenyapkan Ungkapan Tradisional
    Survei yang dilakukan sebuah perusahaan peneliti pasar pada 4.000 orang
    yang usianya di bawah 30 tahun, mengungkap bahwa banyak ungkapan
    tradisional yang tidak lagi diungkapkan karena Facebook.
  4. Anak Bunuh Diri
    Kepala gereja katolik di Inggris dan Wales, Archbishop Vincent Nichols,
    memperingatkan bahwa Facebook bisa mendorong remaja memiliki pandangan
    bahwa pertemanan adalah sebuah komoditas. Hal itu bisa memicu keinginan
    untuk bunuh diri, ketika hubungan tidak berjalan lagi.
  5. Perceraian dan Sellingkuh
    Pengacara menyalahkan Facebook untuk 1 dari 5 petisi perceraian online.
    Situs yang bisa mempertemukan teman lama dan membuat penggunanya bisa
    saling bicara melalui aplikasi chatting ini, disebut sebagai latar belakang
    meningkatnya kehancuran pernikahan dan godaan untuk berselingkuh.
  6. Pasangan Cemburu
    Tim peneliti dari University of Guelph, Kanada, menemukan bahwa penggunaan
    Facebook meningkatkan rasa cemburu pasangan. Mereka menemukan bahwa makin
    sering seseorang menghabiskan waktu untuk online pada situs jejaring
    sosial dan melihat pasangannya, maka tingkat kecurigaannya sangat tinggi.
  7. Ajang Menantang Hukum
    Pada beberapa kasus hukum di Inggris, Facebook, dijadikan ajang untuk
    menantang hukum. Pihak yang tersangkut kasus hukum membuat grup, yang
    namanya sangat provokatif dan melawan hukum.

Sebenarnya Facebook, juga banyak memiliki efek baiknya, tapi biasanya media
lebih suka membeberkan efek buruk dari suatu produk. Ok, lain kali kita
bicarakan tentang efek baiknya.
Salam

sumber: http://planet-berita.blogspot.com

Share:
Facebook, pertama
kali muncul tahun 2004. Langsung menghebohkan dunia internet. Sang pencipta
Mark Zuckerberg pun mengeruk keuntungan yang berlimpah dari situs jejaring
sosial ini. Tapi akhir-akhir ini situs Facebook mulai disalahkan atas perubahan
perilaku kebanyakan penggunanya. Facebook disalahkan atas berbagai masalah.
Mulai dari timbulnya sikap autis, perselingkuhan, perceraian, obesitas pada
anak dan lain-lain.



Professor Peter Kelly, seorang kepala kesehatan publik di Teesside, Inggris,
bahkan lebih extrim lagi, mengatakan bahwa Facebook berperan besar dalam
penyebaran penyakit sipilis. Selain itu masih 7 lagi efek buruk Facebook,
yaitu:
  1. Gangguan Tulang
    Facebook juga sering disalahkan karena gangguan tulang yang terjadi pada
    anak-anak. Penelitian dalam British Medical Journal menemukan bahwa situs
    jejaring sosial dan permainan komputer, merupakan pemicu penyakit seperti
    kekurangan vitamin D yang akibatnya bisa membuat tulang mudah rapuh.
  2. Orang Menjadi Tertutup
    Penelitian dari Mintel, sebuah perusahaan penelitian pasar, menemukan
    lebih dari setengah orang dewasa yang menggunakan situs jejaring sosial
    seperti Facebook, lebih menghabiskan waktu di internet dibandingkan
    berbicara dengan teman atau anggota keluarga lainnya.
  3. Lenyapkan Ungkapan Tradisional
    Survei yang dilakukan sebuah perusahaan peneliti pasar pada 4.000 orang
    yang usianya di bawah 30 tahun, mengungkap bahwa banyak ungkapan
    tradisional yang tidak lagi diungkapkan karena Facebook.
  4. Anak Bunuh Diri
    Kepala gereja katolik di Inggris dan Wales, Archbishop Vincent Nichols,
    memperingatkan bahwa Facebook bisa mendorong remaja memiliki pandangan
    bahwa pertemanan adalah sebuah komoditas. Hal itu bisa memicu keinginan
    untuk bunuh diri, ketika hubungan tidak berjalan lagi.
  5. Perceraian dan Sellingkuh
    Pengacara menyalahkan Facebook untuk 1 dari 5 petisi perceraian online.
    Situs yang bisa mempertemukan teman lama dan membuat penggunanya bisa
    saling bicara melalui aplikasi chatting ini, disebut sebagai latar belakang
    meningkatnya kehancuran pernikahan dan godaan untuk berselingkuh.
  6. Pasangan Cemburu
    Tim peneliti dari University of Guelph, Kanada, menemukan bahwa penggunaan
    Facebook meningkatkan rasa cemburu pasangan. Mereka menemukan bahwa makin
    sering seseorang menghabiskan waktu untuk online pada situs jejaring
    sosial dan melihat pasangannya, maka tingkat kecurigaannya sangat tinggi.
  7. Ajang Menantang Hukum
    Pada beberapa kasus hukum di Inggris, Facebook, dijadikan ajang untuk
    menantang hukum. Pihak yang tersangkut kasus hukum membuat grup, yang
    namanya sangat provokatif dan melawan hukum.

Sebenarnya Facebook, juga banyak memiliki efek baiknya, tapi biasanya media
lebih suka membeberkan efek buruk dari suatu produk. Ok, lain kali kita
bicarakan tentang efek baiknya.
Salam

sumber: http://planet-berita.blogspot.com